Showing posts with label Corona virus. Show all posts
Showing posts with label Corona virus. Show all posts
Pemerintah Optimis Jumlah Pasien Corona Sembuh Terus Meningkat

Pemerintah Optimis Jumlah Pasien Corona Sembuh Terus Meningkat




Jakarta, 17 April 2020
Pemerintah optimis jumlah pasien Covid-19 yang sembuh akan semakin bertambah banyak. Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menegaskan pasien Covid-19 yang sembuh itu akan terus meningkat jumlahnya cukup besar.
“Pasien konfirmasi positif Covid-19 bertambah 407 total 5.923. Kita bersyukur yang sembuh mencapai 59 orang total 607 orang dan ini akan terus meningkat jumlahnya cukup besar. Pasien meninggal bertambah 42 orang total 520 orang,” katanya pada Konferensi Pers di gedung BNPB, Jakarta, Jumat (17/4).
Sebaran pasien sembuh paling banyak di DKI Jakarta 204 pasien, Jawa Timur 94 pasien, Sulawesi Selatan 43 pasien, Jawa Barat 41 pasien, Bali 36 pasien, dan Jawa Tengah 36 pasien. Seluruh provinsi di tanah air sudah terdampak Covid-19 yang tersebar di 214 kabupaten/kota.
“Ini gambaran yang harus dilihat secara utuh bahwa penularan masih terus terjadi, dan ini menjadi bencana nasional oleh karena itu mari berpartisipasi lebih serius untuk tetap diam di rumah,” katanya.
dr. Achmad menegaskan masalah Covid-19 merupakan masalah bersama, dan harus diselesaikan bersama-sama. Pastikan masing-masing dari kita tidak tertular dan menulari Covid-19 ke orang lain.
“Masker ku melindungi kamu, masker mu melindungi aku. Ini yang harus kita lakukan, hargai dan bantu mereka yang melaksanakan isolasi mandiri, jangan diskriminasi dan jangan menolak jenazah Covid-19,” ujarnya.
Terkait upaya penanggulangan Covid-19, hingga hari ini sudah aktif lebih dari 34 laboratorium pemeriksaan virus corona. Sementara untuk jumlah spesimen yang diperiksa sudah lebih dari 42 ribu, kasus yang diperiksa 37 ribu dengan hasil positif sebanyak 5.923, hasil negative 31.211 orang.
Di samping itu, jumlah ODP ada lebih dari 173 ribu, PDP 12.610 yang nantinya ini akan jadi prioritas untuk pemeriksaan PCR.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga imunitas tubuh dengan makan makanan bergizi seimbang, olahraga, kelola stress, istirahat cukup, dan jaga jarak dengan orang lain.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (D2)
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM

Sumber: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20200417/1933709/pemerintah-optimis-jumlah-pasien-corona-sembuh-terus-meningkat

PASIEN COVID-19 YANG SEMBUH DI ADAM MALIK MENINGKAT BERKALI LIPAT

PASIEN COVID-19 YANG SEMBUH DI ADAM MALIK MENINGKAT BERKALI LIPAT




Berita baik kembali datang hari ini 7 April 2020. Enam orang pasien covid-19 yang dirawat di RSUP H Adam Malik dinyatakan sembuh setelah menjalani rawat inap di ruang isolasi RSUP H Adam Malik.

Rasa bahagia bercampur haru terpancar dari wajah tim medis yang selama ini menangani pasien. Mereka sangat berbahagia dengan hasil laboratorium yang baru diterima hari ini.

Hal itu disampaikan Kasubbag Humas RSUP H Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak dalam siaran persnya, Selasa (7/4) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Alhamdulillah hari ini kita memulangkan kembali 6 orang pasien yg sembuh dari Covid-19 dari RSUP H Adam Malik. Total per hari ini menjadi 8 pasien yang sudah sembuh. Terimakasih kami sampaikan buat semua staf yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, semoga energi kita cukup terus untuk melawan Covid-19 bersama sama,” ucap Direktur Medik dan Keperawatan RSUP HAM, dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K).

Diketahui sebelumnya, pasien RSUP HAM pertama yang dinyatakan sembuh pada tanggal 4 April 2020 berjenis kelamin perempuan, berusia 44 tahun. Tak lama setelah itu, pasien sembuh berikutnya diumumkan pada tanggal 6 April 2020, berjenis kelamin laki-laki dan berusia 25 tahun.

Dan pada hari ini, 7 April 2020, enam pasien yang dinyatakan sembuh hari ini terdiri dari 4 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Semua pasien dinyatakan sembuh setelah hasil swab menyatakan negatif Covid-19 dua kali berturut.

Pencapaian ini membuat semua tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 semakin bersemangat. Jumlah pasien terindikasi Covid-19 setiap harinya yang datang atau dirujuk ke RSUP HAM memang banyak, hal ini berdampak pada ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini.

Namun berkat donasi dan bantuan dari berbagai pihak, RSUP H Adam Malik mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pasien covid-19.

“Bangga utk semua Tim,” ujar haru Direktur Umum dan Operasional, dr Mardianto, SpPD-KEMD. (rel)


Sumber: posmetro-medan.com

Mbak Corona jangan terlalu disalahkan, masih banyak yg harus diwaspadai

Mbak Corona jangan terlalu disalahkan, masih banyak yg harus diwaspadai

Finacial Times images


Jumlah kematian di dunia dalam dua bulan terakhir di tahun 2020


  •        14.687: Virus Corona
  •        69.602: Flue biasa
  •      140.584: Malaria
  •      153.696: Bunuh diri
  •      193.479: Kecelakaan di jalan
  •      240.950: Terjangkiti HIV
  •      358.471: Alkohol
  •      716.498: Merokok
  •   1.177.141: Kanker


_Lalu apakah menurut anda Corona berbahaya_ ?

atau

Merupakan tujuan dari Kampanye Media untuk menyelesaikan perang dagang antara China dan Amerika_* ???

atau

Untuk mengurangi pasar keuangan dlm mempersiapkan tahap Bursa Efek Merger dan Akuisisi???

atau

Untuk menjual Obligasi Treasury AS dalam menutupi Defisit Fiskal di dalamnya.

atau

Apakah kepanikan ini dibuat oleh Perusahaan obat2an untuk melariskan produk mereka seperti pembersih, masker, obat-obatan, dll ??

Jangan panik & jangan bunuh diri dengan rasa takut yang tidak perlu berlebihan.

*Saya memposting ini untuk menyeimbangkan postingan berita yang selama ini menyebabkan kita memiliki rasa takut dan panik.*


*_338.724 orang sakit krn virus corona saat ini, dimana 81.093 orang di China. Dengan populasi lebih dari 1,1 miliar. Ini berarti bahwa jika Anda tidak berada di atau belum mengunjungi China baru-baru ini, ini akan menghilangkan 94% kekhawatiran Anda._*

*Jika anda terpapar virus corona, janganlah langsung panik karena* :

*✓81% dari kasus adalah RINGAN*

*✓14% dari kasus adalah SEDANG*

*✓Hanya 5% dari kasus yang BERAT*

*Dapat dikatakan bahwa jika anda terjangkiti virus itu, anda kemungkinan besar akan pulih/sembuh*

*_Beberapa mengatakan, "Tapi ini lebih buruk daripada SARS!" SARS memiliki tingkat kematian 10% sementara COVID-19 memiliki tingkat kematian 2%_*

*_Selain itu, melihat usia mereka yang sekarat karena virus ini, angka kematian untuk orang^2 di bawah 50 tahun hanya 0,2%_*

*Ini berarti bahwa ; Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan tidak tinggal di China Kemungkinan anda terjangkiti & meninggal ibarat peluang menang lotre dr 1 : 45.000.000*

_Minggu 22 Maret di Italia 793 meninggal krn virus corona._

*Mari kita ambil salah satu hari terburuk sejauh ini, 10 Februari, ketika 108 orang di China meninggal karena virus corona*

*Di hari yang sama* :

26.283 orang meninggal karena Kanker

24.641 orang meninggal karena Penyakit Jantung

4.300 orang meninggal karena Diabetes

_Bunuh diri mengambil 28 kali lebih banyak nyawa daripada virus itu._

*Nyamuk* membunuh 2.740 orang setiap hari, *manusia* membunuh 1.300 sesama manusia setiap hari, *ular* membunuh 137 orang setiap hari & *hiu* membunuh 2 orang setahun ...

*LAKUKANLAH KEBIASAAN HIDUP SEHAT SEHARI-HARI UNTUK MENDUKUNG SISTEM IMUN ANDA*
*UTAMAKAN KEBERSIHAN DAN HINDARI HIDUP DLM KETAKUTAN, sebarkan harapan bukannya ketakutan*

_Virus Terbesar bukanlah Virus Corona tetapi Ketakutan !

*Berhentilah menyebar berita2x yg menggiring opini pembaca menjadi ketakutan, was-was dengan wabah Virus Corona Covid-19 ini.*

*Sebarkanlah berita-berita atau opini pribadi yg mengajak pembaca kearah optimistic melihat masa depan Indonesia Bangkit Kembali dari efek  keterpurukkan Ekonomi Global Dunia akibat Fever mbak Corona ini.*

♥️🤍  *T h a n k ' s* ♥️🤍

Kasus Baru Positif Corona di Indonesia Turun di 3 Hari Terakhir

Kasus Baru Positif Corona di Indonesia Turun di 3 Hari Terakhir



Jakarta - Bila diamati, jumlah kasus baru positif penyakit akibat virus Corona (COVID-19) mengalami penurunan dalam tiga hari terakhir. Apakah jumlahnya akan terus menurun pada hari-hari selanjutnya?
Dinamika harian angka positif COVID-19 diamati detikcom dari situs pemerintah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Rabu (1/4/2020).

Terlihat pada 28 ke 29 Maret 2020, jumlah total positif COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebanyak 21 kasus baru, dari 109 kasus ke 130 kasus positif COVID-19.
Itu adalah kenaikan terakhir dalam empat hari terakhir. Tren selanjutnya terjadi penurunan kasus baru COVID-19.

Tanggal 29 ke 30 Maret 2020, jumlah total positif COVID-19 di Indonesia mengalami penurunan sebanyak 1 kasus, dari 130 kasus ke 129 kasus baru COVID-19.
Tanggal 30 ke 31 Maret 2020, jumlah total positif COVID-19 di Indonesia turun lagi sebanyak 15 kasus, yakni dari 129 kasus ke 114 kasus baru COVID-19.
Hingga kini (data terakhir diumumkan pemerintah pada 31 Maret kemarin), total kasus positif COVID-19 di Indonesia berjumlah 1.528 kasus.
Memang, tren penurunan jumlah kasus baru per hari bukan sekali ini saja terjadi. Setidaknya Indonesia sudah mengalami tiga kali tren penurunan dalam tiga hari berturut-turut, bahkan empat hari berturut-turut. Tren itu terjadi pada 9, 10, 11, dan 12 Maret; kemudian 13, 14, 15, dan 16 Maret; serta 24, 25, dan 25 Maret.
Penurunan kasus per hari paling tajam pernah terjadi pada 27 ke 28 Maret, yakni menurun selisih 44 kasus, dari 153 ke 109 kasus baru positif COVID-19.

Sumber : https://m.detik.com/news/berita/d-4960800/kasus-baru-positif-corona-di-indonesia-turun-di-3-hari-terakhir/2

Pembebasan 30.000 Narapidana akibat Wabah Virus Corona

Pembebasan 30.000 Narapidana akibat Wabah Virus Corona



BOOKC - Sekitar 30.000 narapidana dewasa dan anak akan keluar penjara lebih cepat dari waktu yang seharusnya akibat penyebaran virus Corona atau penyakit Covid-19.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly memutuskan akan mengeluarkan sebagian narapidana dari penjara untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam penjara.

Ketentuan itu diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Dalam kepmen tersebut dijelaskan, salah satu pertimbangan dalam membebaskan para tahanan itu adalah tingginya tingkat hunian di lembaga pemasyarakatan, lembaga pembinaan khusus anak, dan rumah tahanan negara sehingga rentan terhadap penyebaran virus Corona.

"Pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi adalah upaya pencegahan dan penyelamatan narapidana dan Anak yang berada di Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara dari penyebaran Covid-19," bunyi diktum pertama Keputusan Menkumham tersebut.

Syarat yang harus dipenuhi bagi narapidana dan anak untuk dapat keluar melalui asimilasi adalah telah menjalani 2/3 masa pidana pada 31 Desember 2020 mendatang bagi narapidana dan telah menjalani 1/2 masa pidana pada 31 Desember 2020 mendatang bagi anak.

Asimilasi tersebut akan dilaksanakan di rumah dan surat keputusan asimilasi diterbitkan oleh kepala lapas, kepala LPKA, dan kepala rutan.

Sementara, syarat untuk bebas melalui integrasi (pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas) adalah telah menjalani 2/3 masa pidana bagi narapidana dan telah menjalani 1/2 masa pidana.

Pembebasan di atas hanya berlaku pada narapidana dan anak yang tidak terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tidak sedang menjalani subsider, dan bukan warga negara asing.

Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nugroho menegaskan, narapidana dan anak yang terkait PP Nomor 99 Tahun 2012 tidak akan diusulkan asimilasi dan hak integrasi tersebut, termasuk narapidana kasus korupsi dan terorisme.


Ampuh cegah corona/covid19 - daun kelor, jambu biji, kulit jeruk | Tim FK UI dan IPB

Ampuh cegah corona/covid19 - daun kelor, jambu biji, kulit jeruk | Tim FK UI dan IPB

sumber gambar: kumparan.com


Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor mengembangkan penelitian terkait jambu biji sebagai kandidat potensial pencegahan virus corona. Kedua perguruan tinggi tersebut pun tengah mencari dukungan perusahaan farmasi untuk memproduksi skala besar. Penelitian tersebut menggunakan metode bioinformatika dengan memanfaatkan basis data milik Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI. Dengan total basis data sebanyak 1.377 senyawa, senyawa herbal dalam jambu biji dipetakan dan dikonfirmasi menggunakkan metode pemodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas anti virusnya. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengatakan senyawa dalam jambu biji cukup lengkap untuk menangkal penyebaran virus bernama COVID-19. Golongan senyawa tersebut diantaranya yaitu hesperidia, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin. “Dari riset bioinformatika, kandungan dalam jambu biji mampu mencegah atau paling tidak mengurangi virus tersebut,” kata Ari dalam keterangan tertulis pada Rabu (18/3) Ari mengatakan hasil penelitian itu telah disampaikan dalam “Seminar dan Workshop Eksplorasi Bahan Herbal Kandidat Potensial Antivirus Corona: Analisis Big Data dan In Silico” yang diselenggarakan pada 3-5 Maret 2020 di Fakultas Kedokteran UI. Pihaknya akan mempersiapkan hasil penelitian tersebut untuk publikasi internasional. Selain itu, pihaknya juga tengah mencari dukungan dari industri farmasi untuk memproduksi dalam skala besar. Namun, proses ini belum diketahui kapan selesainya karena membutuhkan percobaan penelitian ke binatang dan manusia. Ari juga menegaskan hasil penelitian itu membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui komponen yang tepat untuk pengobatan COVID-19. Lebih lanjut dia mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker bagi yang sakit untuk mencegah penularan virus corona.

#FK_UI_IPB #COVID19

BREAKING NEWS, Kota Medan Lockdown Terbatas, Berikut Ruas Jalan Protokol yang Ditutup

BREAKING NEWS, Kota Medan Lockdown Terbatas, Berikut Ruas Jalan Protokol yang Ditutup



Kota Medan Lockdown Terbatas, Berikut Ruas Jalan Protokol yang Ditutup

Pemerintah Kota Medan akan memberlakukan  penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Medan dalam antisipasi pencegahan virus corona (Covid-19).
Informasi penutupan sejumlah ruas jalan ini beredar diberbagai grup WhatsApp dan juga berbagai media sosial.

Informasi ini pun dibenarkan oleh Kasatlantas Polrestabes Medan Kompol M Reza Chairul melalui WhatsApp.

Ia mengatakan bahwa penutupan tersebut benar dan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

"Benar, nantinya akan dilakukan penutupan," ujarnya


Saat ditanya tindakan apa yang dilakukan petugas jika mendapati warga yang tengah melintasi di salah satu jalan pada waktu jam penutupan.

Pihaknya mengatakan akan adanya imbauan.

"Jika kami dapati warga yang melintas akan kami tanya kepentingannya. Kalau tidak ada kepentingan kami perintahkan untuk balik," ungkapnya.

Terkait teknis, lanjut Reza, pihaknya akan menggunakan water barrier dan traffic cone dan menempatkan personel di masing-masing titik.


"Yaa, akan ditutup dengan menggunakan water barrier dan traffic cone. Serta ditempatkan personel gabungan Satlantas, Denpom, dan Dishub untuk menjaga," pungkasnya.

Berikut informasi yang beredar

"Kepada Yth :

1. DIR LANTAS POLDA SUMUT

2. KAPOLRESTABES MEDAN

Selamat Siang Komandan, izin melaporkan kegiatan Rapat Koordinasi tentang Rencana Penutupan Arus Lalu Lintas di beberapa ruas jalan di kota Medan guna Antisipasi Pencegahan Penyebaran Virus Covid 19

I. DASAR

1. U U No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia;

2. UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

3. Maklumat Kapolri tentang Antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid19.

II. WAKTU

Hari : Jumat

Tanggal : 27 Maret 2020

Pukul : 14.00 Wib s/d selesai

III. LOKASI

Aula Pos Lantas Lapangan Merdeka

IV. PELAKSANAAN

1. Rakor dipimpin oleh Kasat Lantas Polrestabes Medan

2. Dihadiri oleh Kadis Hub Medan, Waka Sat Lantas, KBO Sat Lantas, Kanit Turjawali, Kanit Dikyasa, Perwakilan Denpom 1/7 MK, staf Dishub Kota Medan.

V. KESIMPULAN DAN KESEPAKATAN

1. Akan dilakukan penutupan ruas jalan mulai hari Sabtu 28 Maret 2020 Jam. 09.00 wib sd 15.00 wib(siang) dan 19.00 wib sd 23.00 wib(malam).

Berlaku s.d ada pencabutan melihat perkembangan situasi.

2. Lokasi ruas jalan yang dilakukan penutupan:

1. Jl. SM. RAJA SIMPANG SAKTI LUBIS

2. JL. B. KATAMSO SIMPANG AL. FALAH

3. JL. B. KATAMSO SIMPANG JL. SAKTI LUBIS

4. JL. J. GINTING SIMP. DR. MANSYUR

5. JL. SETIA BUDI SIMPM DR. MANSYUR

6. JL. G. SUBROTO SIMP. KAPT. MUSLIM

7. JL. SUNGGAL SIMP. SEI BATANGHARI

8. JL. YOS SUDARSO SIMP. H. ADAM. MALIK

9. JL..H. ADAM MALIK SIMP. T. AMIR HAMZAH

10. JL. GAHARU SIMP. P. KEMERDEKAAN

11. JL. P. KEMERDEKAAN SIMP. TIMOR

12. JL. SUTOMO SIMP. H.M. YAMIN.

3. Personel yang melaksanakan Pam Lalin dari Sat Lantas, Denpom, dan Dishub Kota Medan

Demikian dilaporkan kepada Ka, terimakasih.

KOMPOL H. M. REZA CHAIRUL. A. S., S.I.K., S.H., M.H.

KASAT LANTAS POLRESTABES MEDAN".




1 Warga Sidikalang Positif Corona, Yang Pernah Kontak Hubungi Satgas Virus Corona Dairi

1 Warga Sidikalang Positif Corona, Yang Pernah Kontak Hubungi Satgas Virus Corona Dairi


Sidikalang- Dairi Pers :  Satu orang warga Sidikalang yang kini dirawat di RSUP Adam Malik Medan dipastikan positif Corona. Hal itu disampaikan juru bicara Juru  Penanganan Virus Corona (covid-19) Kabupaten Dairi Dr. Edison Damanik hari ini kamis (26/3) melalui siaran pers pemkab Dairi.
Dr Edison Damanik menyebutkan  bahwa warga Sidikalang yang PDP  dirujuk untuk isolasi ke RSU Adam Malik Medan telah menerima konfirmasi bahwa status positif dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara pada hari Rabu tanggal 25 Maret 2020 pukul 19:50 WIB.
Diterangkan satu warga Sidikalang yang positif corona tersebut Pasien datang dari Malaysia pada tanggal 11 Maret 2020. Pasien selama ini bekerja di Malaysia, dan kembali  ke Indonesia dengan alasan sudah berhenti bekerja.
Senin tanggal 16 Maret 2020 petugas kesehatan mendapatkan laporan tentang adanya seorang warga yang pulang dari Malaysia, dan saat itu juga aparat desa dan petugas kesehatan Pemerintah Kabupaten Dairi melakukan kunjungan dan pengawasan. Dari kunjungan observasi didapatkan keluhan/gejala batuk dan sakit menelan dan dari pemeriksaan fisik juga ditemukan adanya kelainan suara pernafasan. Maka atas dasar riwayat keluhan tersebut pasien dirujuk ke RSUD Sidikalang.
Pada hari yang sama , pasien tiba di RSUD Sidikalang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan antara lain pemeriksaan darah dan foto rontgen. Dokter spesialis paru kemudian berkomunikasi dengan dokter RSUP H. Adam Malik Medan untuk konfirmasi lanjutan dengan hasil diagnosa penunjang yang diperoleh, dan dari hasil konsultasi maka pasien dianjurkan untuk dirujuk ke RSUP H.Adam Malik Medan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.  Malam harinya  pasien di rujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan.
Sementara itu berkaitan  Langkah-langkah yang telah diambil Pemerintah Daerah Kabupaten Dairi menyikapi hal itu antara lain , Melakukan pelacakan kontak erat dengan pasien, Menganjurkan bagi orang yg merasa pernah kontak erat dengan pasien untuk isolasi diri selama 14 hari dan jika mengalami gejala mirip covid-19 agar segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat, Memerintahkan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi bersama dengan aparatur dinas kesehatan/petugas medis untuk bersama sama melakukan sosialisasi, edukasi dan mengajak masyarakat agar dengan suka rela melaksanakan isolasi mandiri.

BACA JUGA: 

Kota Medan Lockdown Terbatas, Berikut Ruas Jalan Protokol yang Ditutup

Selanjutnya Seluruh kecamatan berkolaborasi dengan unsur Polsek dan Koramil melakukan penyemprotan cairan disinfektan di ruang-ruang publik dan memastikan tidak ada kegiatan pengumpulan masyarakat dalam jumlah besar.
Menindaklanjuti informasi resmi yang diterima, Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu langsung mengadakan dan memimpin rapat Forkopimda melalui telekonperensi pada tanggal 25 Maret pukul 18.00 WIB. Rapat diselenggarakan melalui telekonferensi ini diikuti oleh Dandim 0206 Dairi, Kapolres Dairi, Ketua DPRD Dairi, Kajari Dairi, Ketua PN Sidikalang, Sekda Dairi serta Ketua-Ketua Pokja Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Dairi.
Dari rapat Forkopimda diputuskan langkah  akan terus bergandengan tangan untuk bekerja bersama-sama dalam penanganan pencegahan covid19 di Kabupaten Dairi. Forkopimda meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang, tokoh masyarakat, pemuda dan agama utk terus memimpin pencegahan cofid19 dilingkungannya dan semua pihak termasuk awak media agar menjaga keteduhan dalam komunikasi sosial media dan pemberitaan serta senantiasa memegang teguh Kode Etik Jurnalistik.
 Forkopimda terus mengajak masyarakat bersama-sama berdoa bahwa kita mampu melewati semua ini dengan baik. Forkopimda akan senantiasa ada ditengah-tengah masyarakat untuk bersama-sama mengatasi wabah cofid19 ini. Dan memutuskan mengumumkan secara resmi status warga Dairi terkonfirmasi positif covid19 setelah mendapat pemberitahuan resmi dan konsultasi dengan Gugus Tugas Pemerintah Propinsi Sumatera Utara;
Sementara itu untuk menjaga penyebaran Covid-19 Sesuai rapat Forkopimda dengan para Tokoh Agama sebelumnya, maka diminta seluruh masyarakat untuk melaksankan ibadah di rumah masing-masing; Diharapkan gar semua rumah makan tidak lagi melayani/ memperbolehkan makan di lokasi rumah makan namun melayani dengan dibungkus untuk dibawa pulang;
Terkhusus kepada rekan-rekan media untuk memperhatikan kode etik jurnalis dalam liputan virus covid19, dan juga menghimbau agar senantiasa menjaga keselamatan dalam melakukan peliputan saat bertugas di lapangan.
Sementara itu berkaitan  logistik, disamping permohonan bantuan APD, bahan pembuatan sanitizer, desinfectan dan obat2an ke Pemerintah Propinsi, Bupati Dairi Eddy Berutu juga telah menggalang dukungan bantuan APD dan multivitamin dari pihak swasta termasuk ke beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta;
Sampai hari ini Pemerintah telah menerima bantuan dan konfirmasi antara lain  130.000 butir telur dari PT. Malindo Feadmeal Tbk utk.masyarajat Dairi,  25 coverall dan 25 boot untuk tenaga medis di RSUD dari BPBD Provsu, 30 box Betafid untuk tenaga medis di RSUD dari PT. Sinarmas, Sejumlah APD dari perusahaan nasional
Dr Edison Damanik menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mencegah penyebaran cofid 19 di Kabupaten Dairi. Dan mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan menjaga ketenangan dan kekompakan dalam memberantas cofid19. ( Hen)

Sumber : https://dairipers.com/1-warga-sidikalang-positif-corona-yang-pernah-kontak-hubungi-satgas-virus-corona-dairi/?fbclid=IwAR2-zrrK8imrszg46X9fItwDgauC0OmGm8xA9-S68ttxREr8veSfPDOuHDY

Mahasiswi USU Meninggal dalam Perjalanan ke RS Rujukan Corona

Mahasiswi USU Meninggal dalam Perjalanan ke RS Rujukan Corona

ILUSTRASI. Foto penanganan pasien corona di Korea Selatan. (foto: airmagz)

Kabar mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial ILP yang meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit (RS) rujukan pandemi virus corona dibenarkan Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor.
Kronologi meninggalnya mahasiswi tersebut dijelaskan Dosmar melalui akun Facebooknya. Dia mengatakan, ILP, meninggal dalam perjalanan ke RSUD Tarutung, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), yang merupakan rumah sakit rujukan corona. “Itu kronologi sebenarnya,” ujar Dosmar, Kamis (26/3/2020).
Dalam penjelasan di akun Facebook-nya, Dosmar mengatakan ILP pulang ke Dolok Sanggul, Humbahas, dari Medan pada 2 Maret 2020. Sehari kemudian, ILP merasa demam dan kemudian diopname pada 7-15 Maret 2020. “Diagnosa penyakit tipus,” tulisnya.
Pada 15 Maret 2020, ILP pulang dan kontrol ke RSUD Dolok Ssanggul pada 17 Maret. Saat itu, ILP dinyatakan sehat. “Pada 24 Maret masuk RSUD Dolok Sanggul melalui ruang UGD dan dianjurkan opname,” ucapnya
Dosmar mengatakan pihak RS melakukan rontgen. Hasilnya, ada gambaran mengarah ke pneumonia sehingga ILP dirujuk ke RSUD Tarutung yang merupakan salah satu RS rujukan corona di Sumut.
“Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen foto torax oleh dokter spesialis paru, didapati adanya gambaran mengarah ke pneumonia dan dokter paru merujuk ybs ke RSUD Tarutung (25 Maret 2020). Tetapi sebelum tiba di RSUD Tarutung, pasien sudah meninggal di perjalanan. Pasien dibawa kembali pulang ke RSUD Dolok Sanggul,” tulisnya.
Dia juga menuliskan kalau ILP belum bisa dinyatakan positif Corona atau COVID-19 karena hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar. Selain itu, dia menyebut ILP punya riwayat penyakit asam lambung.
“Pasien tersebut belum bisa kita pastikan COVID-19 karena belum melakukan pemeriksaan rapid test atau swab cairan spesimen untuk diperiksa,” tuturnya.
Jenazah ILP langsung dimakamkan kemarin malam. Hal ini dilakukan setelah pemerintah setempat bermusyawarah dengan keluarga. “Keluarga sepakat menyetujuinya sebagaimana Surat Edaran Bupati Humbang Hasundutan tentang kewaspadaan penularan COVID-19 agar menghindari kerumunan massa,” sebut Dosmar. (red/dtc/metro24.co)

Sumber lengkap : https://metro24.co/mahasiswi-usu-meninggal-dalam-perjalanan-ke-rs-rujukan-corona/?fbclid=IwAR29raUg6L53oRFqUeiaR9nJ6x8fsJII-0NsbtnHPmKc1mAHKQc9XfCMeaU

PDP Corona yang Baru Wafat di Sumut Adalah Pejabat Pemko Medan

PDP Corona yang Baru Wafat di Sumut Adalah Pejabat Pemko Medan



Medan - Pasien dalam pengawasan (PDP)virus Corona di Sumatera Utara (Sumut) yang meninggal bertambah satu orang. Pasien tersebut adalah Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan Musaddad.
"Iya," kata anggota Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (PINERE) RSUP H Adam Malik, Medan, Ade Rahmaini, saat dimintai konfirmasi, Rabu (25/3/2020).
Namun Ade belum menjelaskan sejak kapan Musaddad dirawat. Kabar wafatnya Musaddad ini juga dibenarkan oleh Kabag Humas Pemko Medan Arrahman Pane. "Iya, benar," ucap Arrahman.
Sebelumnya, Gugus Tugas COVID-19 Sumutmengatakan ada tiga pasien terkait Corona yang meninggal hingga hari ini. Dua di antaranya berstatus PDP, sementara satu pasien lagi positif Corona.
"Saat ini sudah ada tiga meninggal dunia. Satu positif COVID-19, dua lagi non-lab. Jadi ini yang positif satu orang, dua dalam posisi pasien dalam pengawasan, non-lab," kata Ketua Gugus Tugas COVID-19 Sumut Riadil Akhir Lubis, Rabu (25/3).
Pasien pertama terkait Corona yang meninggal di Sumut adalah seorang dokter. Pasien tersebut meninggal pada Selasa (17/3). Sehari berselang, pemerintah mengumumkan pasien yang meninggal itu positif Corona.
Pasien kedua terkait Corona meninggal pada Senin (23/3). Pasien tersebut meninggal di rumah sakit swasta di Medan. Dia disebut sakit sepulang dari Jawa Barat.

Sumber : detik.com